9 Cara Optimasi Cost Per Click agar Budget Iklan Lebih Optimal

Menjalankan marketing campaign berbayar seperti Google Ads merupakan salah satu metode efektif konsumen ke website brand.
Namun, sering kali brand menghadapi bengkaknya biaya iklan tanpa diimbangi dengan jumlah konversi yang sepadan.
Dalam hal ini, salah satu metrik utama yang menentukan efisiensi ads budget adalah Cost Per Click (CPC)
Menurut Siregar, CPC adalah biaya satuan yang diterima penerbit website ketika paid ads dalam situs tersebut diklik.
Jika nilai CPC terlalu tinggi, anggaran iklan brand akan cepat habis hanya untuk mendapatkan sedikit klik.
Oleh karena itu, melakukan optimasi CPC secara berkala menjadi langkah krusial agar Return on Ad Spend bisnis tetap tinggi dan mencerminkan profitabilitas.
Cara Optimasi Cost per Click agar Lebih Optimal
Untuk menekan biaya perklik tanpa mengurangi kualitas traffic yang masuk, berikut adalah 9 langkah strategis yang dapat diterapkan pada brand paid campaign.
1. Tingkatkan Quality Score Iklan
Pada platform seperti Google Ads, biaya CPC sangat dipengaruhi oleh Quality Score. Skor ini memberikan gambaran tentang seberapa baik iklan dinilai oleh Google, memengaruhi peringkat dan biaya iklan.
Jadi, semakin tinggi Quality Score maka semakin rendah biaya CPC yang perlu brand bayarkan untuk memenangkan lelang iklan.
Google secara aktif memberikan "diskon" biaya kepada iklan yang dinilai paling relevan dan memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna.
2. Tambahkan Negative Keywords
Negative keywords adalah kata kunci pengecualian yang berfungsi mencegah iklan muncul pada pencarian yang tidak relevan.
Sebagai contoh, jika brand menjual "sepatu kulit pria premium", maka bisa menambahkan kata negative keyword seperti "gratis", "bekas", "murah", atau "cara membuat".
Dengan memblokir pencarian yang tidak potensial, brand menghindari pencarian yang sia-sia dari pengguna yang tidak berniat membeli. Hal ini secara langsung menghemat ads budget dari klik yang terbuang sia-sia.
3. Buat Isi Iklan yang Lebih Menarik
Teks atu ad copy yang menarik akan meningkatkan Click Through Rate (CTR). CTR adalah nilai yang digunakan untuk mengevaluasi sebuah Iklan.
Rumus yang digunakan adalah, CTR = Jumlah klik / Jumlah views. Ketika CTR iklan tinggi, platform iklan menganggap bahwa iklan tersebut sangat disukai dan relevan bagi audiens.
Gunakan kalimat persuasi yang jelas, tonjolkan keunikan produk serta sertakan promosi khusus atau angka spesifik.
Semakin besar nilai CTR, maka iklan dikatakan efektif dan akan bertahap meningkatkan Quality Score dan menurunkan biaya CPC brand.
4. Gunakan Keyword dengan Niat Membeli yang Tinggi
Tidak semua kata kunci diciptakan sama. Kata kunci bermaksud informasional seperti, "apa itu tabungan deposito" biasanya mendatangkan traffic yang belum siap membeli.
Sebaliknya, fokuslah pada kata kunci dengan high buying intent seperti "buka tabungan deposito online", "bunga deposito bank terbaik", atau "simulasi pengajuan KPR bank".
Meskipun kata kunci jenis ini terkadang memiliki persaingan, konversi yang dihasilkan jauh lebih tinggi sehingga setiap rupiah CPC yang dikeluarkan memberikan hasil yang jauh lebih optimal.
5. Atur Jadwal Tayang Iklan
Menganalisis data performa jam dan hari dapat menyelamatkan anggaran ads. Periksa laporan analitik untuk melihat kapan calon konsumen paling sering melakukan transaksi atau menghubungi costumer service brand.
Jika data menunjukkan bahwa target audiens jarang berinteraksi atau membeli di luar jam kerja, brand dapat menurunkan penawaran harga pada jam-jam sepi tersebut. Alokasikan anggaran pada prime time agar CPC meningkat.
6. Optimalkan Landing Page
Landing page adalah tempat dimana pengunjung dihubungkan setelah mengklik iklan.
Jika landing page memerlukan waktu muat yang lama, tidak responsif di perangkat mobile, atau navigasinya membingungkan, pengunjung akan langsung keluar.
Google menilai Landing Page Experience secara ketat. Pastikan konten di halaman situs sesuai dengan teks iklan, muat dalam waktu di bawah 3 detik, dan memiliki tombol pemesanan yang mudah ditemukan.
Landing page yang optimal tidak hanya menaikkan Quality Score untuk menekan CPC, tetapi juga meningkatkan angka konversi penjualan.
7. Buat Target Audiens Lebih Spesifik
Menargetkan broad audience yang terlalu luas seringkali menjadi penyebab utama biaya iklan membengkak.
Batasi demografi, lokasi geografis, hingga minat audiens agar iklan hanya tayang di page orang-orang yang paling berpotensi membutuhkan produk tersebut.
Penyempitan target audiens ini membuat iklan jauh lebih tepat sasaran, meningkatkan relevansi iklan, serta menekan jumlah klik yang tidak berkualitas.
8. Periksa Search Term Report Secara Rutin
Search Term Report memperlihatkan kata kunci asli yang diketikkan pengguna hingga iklan muncul dan diklik. Periksa laporan ini setidaknya seminggu sekali.
Dari laporan ini, brand dapat menemukan kata kunci baru yang relevan maupun tidak relevan. Nantinya, kata kunci tersebut digunakan untuk marketing campaign atau dimasukkan ke dalam daftar negative keywords.
9. Sesuaikan Keyword Match Type
Keyword match type dalam Search Engine Marketing (SEM) adalah pengaturan pada platform iklan seperti Google Ads. Tujuannya untuk mengontrol seberapa akurat keyword pencarian pengguna cocok dengan kata kunci iklan agar iklan dapat ditampilkan.
Terdapat 3 keyword dalam SEM, broad match untuk jangkauan luas, phrase match untuk target lebih spesifik, dan exact match untuk hasil super tepat sasaran.
Setiap jenis keyword ini mempunyai fungsi yang berbeda. Brand wajib memahami karakteristik masing-masing match type agar bisa memadukannya secara strategis sesuai dengan tujuan kampanye dan alokasi anggaran yang dimiliki.
Selain pengelolaan anggaran dan optimasi nilai CPC yang efektif, kampanye Google Ads membutuhkan perencanaan strategi yang matang dan eksekusi yang presisi.
Untuk itu, TDM Team hadir untuk membantu brand merancang dan mengeksekusi strategi paid ads yang jauh lebih terarah dan terukur.
Sebagai boutique agency terpercaya, TDM Team telah berpengalaman meng-handle berbagai brand skala nasional maupun internasional, seperti Infinix, Philips, DBS Treasures, Hikvision, GoFood Merchant, hingga SIKA.
Dengan kombinasi pendekatan data driven, creative testing, audience mapping, serta optimasi kinerja secara berkala, TDM Team siap membantu brand membangun kampanye iklan yang tidak hanya efisien dalam CPC, tetapi juga relevan dengan target pertumbuhan yang ingin dicapai.
Ingin mengetahui lebih lanjut mengenai strategi Google Ads yang paling tepat dan efisien? Segera hubungi kami melalui email TDM Team atau WhatsApp TDM sekarang!
Baca juga: Cara Beriklan di Meta Ads dan Biayanya



Comments